Badai Cedera Yang Melanda Tim-Tim Unggulan Juara

Piala Dunia FIFA 2022 sudah di depan mata, namun untuk tim-tim yang termasuk ke dalam kategori kandidat juara sedang dilanda kebingungan. Penyebabnya adalah pemain-pemain andalannya yang dilanda cedera dan besar kemungkinannya untuk tidak bisa tampil di Qatar. Hal inilah yang sedang dialami oleh Inggris, Argentina, Prancis, dan Brasil. Meskipun keempat tim tersebut tidak kekurangan stok pemain berkualitas, namun dengan badai cedera yang sedang mereka alami akan sangat merugikan bagi keempat tim tersebut untuk pulang dari Qatar dengan membawa gelar Piala Dunia.

Inggris harus merelakan spot bek kanan yang selama ini dengan nyaman ditempati oleh Reece James. Reece James mengalami cedera lutut di penghujung pertandingan Liga Champions ketika Chelsea bertandang ke markas AC Milan. Reece James dikonfirmasi oleh Chelsea bahwa cedera lututnya harus memaksanya menepi selama delapan pekan yang tentu saja membuatnya harus absen dari Piala Dunia 2022. Meskipun stok pemain bek kanan Inggris sangat melimpah dengan adanya nama-nama seperti Trent Alexander-Arnold, Kyle Walker, dan Kieran Trippier, namun nama-nama berkualitas tersebut masih belum mampu untuk merubah keputusan Gareth Southgate yang sudah nyaman menempatkan pilihannya kepada Reece James. Absennya Reece James, tentu saja akan membuat lini kanan Inggris melemah dan membuat Southgate harus memikirkan solusinya.

Argentina mengalami dampak terbesar dari badai cedera, setelah memastikan tanpa Angel Di Maria yang cedera hamstring dan Paolo Dybala yang harus absen hingga tahun depan akibat cedera otot. Kali ini Argentina harus menghadapi bayangan  ancaman berangkat ke Qatar tanpa diperkuat oleh Lionel Messi yang mengalami cedera lutut. Hal ini tentu saja akan sangat membebani Argentina yang setelah sekian edisi Piala Dunia, baru di edisi 2022 Argentina berangkat sebagai andalan kandidat juara. Meskipun lini depan Argentina masih dihuni oleh pemain-pemain berkualitas seperti Lautaro Martinez dan Julian Alvarez, namun dengan absennya pemain-pemain seperti Di Maria dan Dybala tetap saja akan menurunkan kualitas lini depan Argentina secara drastic. Meskipun Lionel Messi optimis bahwa cederanya akan sembuh tepat waktu sebelum Piala Dunia 2022 dimulai, namun ia pun mengakui bahwa absennya kedua pemain tersebut akan mempengaruhi performa Argentina.

Setelah harus rela tanpa diperkuat oleh Paul Pogba, Prancis kali ini harus mencoba mempertahankan gelar Piala Dunia tanpa diperkuat oleh N’golo Kante. Kedua pemain tersebut merupakan pemain kunci lini tengah Prancis ketika berhasil menjuarai Piala Dunia 2018 di Russia. Paul Pogba mungkin saja sedang dalam performa di bawah standar, namun N’golo Kante masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Kante yang sudah lama menderita cedera dan berjuang untuk pemulihannya, justru menjadi semakin buruk. Dalam pemeriksaan terbaru, Kante kemungkinan akan menepi selama tiga bulan ke depan. Menurut manajer Chelsea, Graham Potter, situasi yang terjadi saat ini karena adanya kemunduran dari proses pemulihan Kante. Kemunduran ini memaksa Kante melakukan diagnosis lanjutan. Diagnosis ini menyimpulkan bahwa Kante harus menepi paling tidak selama tiga bulan lagi.  Meskipun Prancis sedang menjalani masa keemasan dengan stok pemain berkualitas yang melimpah, absennya N’golo Kante sebagai pemain senior dengan pengalaman internasional yang melimpah akan menjadi kerugian besar bagi Prancis.

Tim terbaru yang harus mengalami dampak dari badai cedera adalah Brasil. Kabar buruk ini datang dari London, tepatnya dari striker Tottenham Hotspurs, Richarlison. Dalam pertandingan antara Tottenham melawan Everton, pada menit ke-58 Richarlison harus ditarik keluar dan digantikan oleh Yves Bissouma. Terlihat jelas bahwa Richarlison merintih kesakitan dengan memegangi betisnya dan tampak menangis ketika ditandu keluar. Meskipun belum dikonfirmasi seberapa parah cedera yang dialami Richarlison dan berapa lama dia harus absen, namun peluangnya tak cukup baik bagi Richarlison maupun Brasil. Pasalnya Richarlison pernah mengalami cedera yang sama ketika masih memperkuat Everton dan membuatnya harus absen selama dua bulan. Jika cedera kali ini akan memakan waktu yang sama, tentu saja Richarlison harus rela menunda mimpinya untuk membela Brasil di Piala Dunia.

About

Check Also

FIFA Resmi Memperkenalkan Teknologi Baru Di Piala Dunia 2022

FIFA mengumumkan bahwa teknologi semi-otomatis untuk mendeteksi offside akan mulai digunakan di Piala Dunia 2022 …